Posts

Showing posts from January, 2014

Rintihan hati.

Aku,
Aku yang buang sampah itu,
Aku yang kotorkan tempat itu,
Aku yang buat semua itu.

Hilang rasa malu,
Hilang tanggungjawab,
Hilang jati diri, 
Peribadi.

Andai kau tahu,
Tukang cuci itu seorang ibu tua,
Tukang sapu itu seorang ayah tua,
Pegutip sampah itu dari keluarga miskin.

Kau pasti rasa hati,
merintih, 
menangis, 
menyesal.

Hargai mereka setulus hati,
Hormatilah mereka seakan keluarga sendiri,
Bantu mereka hidupkan alam ini,
Ayuh kita bina masyarakat madani.

Melaka : Bandaraya Bersejarah.

Image
Melewati hari ke hari demi menjadi insan mandiri, Kenali diri untuk membentuk peribadi, Selami nilai manusiawi bersama hati, Hidup menuju Yang Abadi.
















Syair Sayyid Ahmad Hasyimi

Image
Bersabarlah dan ikhlaslah dalam setiap perbuatan Terus meneruslah berbuat baik, ketika di kampung dan di perantauan Jauhilah perbuatan buruk dan ketahuilah pelakunya pasti dibalas, di perut bumi dan di atas bumi
Bersabarlah menyonsong musibah yang terjadi dalam waktu yang mengalir Sungguh dalam sabar ada pintu kejayaan dan impian akan tercapai
Jangan cari kemuliaan di kampung kelahiranmu Sungguh kemuliaan itu ada dalam perantauan di uisa muda
Singsingkan lengan baju dan bersungguh-sungguh menggapai impian Sebab kemuliaan tidak akan dapat diraih dengan kemalasan
Jangan bersilat kata dengan orang yang tidak mengerti apa yang kau katakan Sebab debat kusir adalah pangkal keburukan.

(Ranah 3 warna)


Sayyid Ahmad Hasyimi Syair ini diajar pada tahun keempat di Pondok Madani Gontor, Ponorogo.

Maher Zain - Paradise

Image
Paradise
I remember when I first met you I felt that God answered my call There was that one place I always thought about And I just wanted to be there with you The place that no eye has ever seen The place that no heart has ever perceived I had a great feeling inside of me That one day I’ll be there with you
And now that we’re here feeling so good About all the things that we went through Knowing that God is pleased with us too It’s not a dream, this is so true Feeling the peace all around Seeing things we could never imagine Hearing the sound of rivers flow And we know we’ll be here forever The feeling is indescribable Knowing that this is our reward
Do you remember the hard times we went through? And those days we used to argue But there was not one thing that could bring us down ‘Cause we always had in our minds The place that no eye has ever seen The place that no heart has ever perceived The place we’ve been promised to live in forever And best of all, it’s just me and you
And now that we’re here feeling …

Abah.

Image
Abi. Ayah. Abah
Teringat memori dulu Aku didodoi, dimanja Tak kira waktu suka dan duka
Redup raut wajahmu Tegas tutur katamu Namun dibaliknya penuh kasih sayang
Penat lelah bekerja Hujan panas diharung jua Demi untuk keluarga tercinta
Sakit demam disorok Tangis duka dipendam Jiwamu besar Hatimu tabah
Dedikasi ringkas Buat abah-abah yang ikhlas Mencurah bakti tak pinta dibalas.
Fahmi. Tegas. 10.21PM

3 rasa. (Alam, Benar, Cinta)

Image
Sepanjang pagi aku di pembaringan, Mata tak lelap, Hati yang gelap Aku renung sebalik jendela, Lembut sinar mentari, Dedaun gugur dek angin dingin, Simfoni alam seolah menyanyi, Irama ini perlu dipeliharai.
Banyak bezanya air dan api, Lagi berbeza hak dan batil, Namun itu lumrah alam, Setiap ciptaan ada pasangan, Cari kemuafakatan semai keharmonian. Dia salah begini, Aku salah begitu, Engkau salah bagaimana ? Semua salah, Semua cari kebenaran, Kebenaran.
Hidup aku kau ubah, Memaknakan hidup dengan cinta, Aku beri harapan, Andai tercapai harapan itu, Tiada yang dapat aku kata, Terkadang hati aku gundah, Peribadi nampak gah, Hati sebenarnya patah, Aku pasrah, Yang pasti aku genggam tabah, Setiap sudah pasti ad baiknya, Aku impi jalan bahagia, Jalan Redha-Nya. Moga kita bersama !

Untuk Ayu.

Image
VE -Ayu


Berlalulah hari demi hari Sayunya hatiku ini Takku sangka kau di sisi Baju kurung putih berseri...
Ayu... (kaulah wanita) Ayu... (kaulah satu bagi) Semadikanlah selamanya... Yang teristimewa Keayuanmu...
Kaulah mawarku kaulah yang satu... Memberikanku sebutir harapan keikhlasan Tanpaku diriku tenggelam Siang malam ku, hanyut di dalam khayalan Tak mudah kumelupakanmu...
Dalam dirimu pnuh kelembutan Semakin hari makin rinduku padamu Tanpamu ku sayu Terkenang kembali sewaktu pertemuan dulu...
Ayunya senyumanmu Ayunya sentuhanmu Semadikanlah selamnya... Yang teristimewa... Selama-lamanya... Keayuanmu... (wajahmu... senyumanmu yang teristimewa) Keayuanmu

Falsafah Pendidikan Kebangsaan.

Image

Baca, Fikir & Bertindak.

Image
Terkadang aku berfikir,termenung.
''Banyak berfikir tapi kurang gerak kerjanya''
''Lambakan bahan bacaan namun kurang kefahaman, Lambakan idea kefalsafahan namun kurang praktikalnya''.
Baca, fikir & Bertindak.
Ringkas dan padat. Namun sukar untuk dipraktik. Masyarakat memerlukan hasil dari buah fikiran anak muda sekarang. Idea yang dilontarkan bernas, namun pelaksanaan yang diharapkan tidak seperti dirancang. Idea tidak membumi kepada masyarakat.
Baca. Anak muda sekarang perlu lebih bijak dalam membaca. Perluaskan bahan bacaan. Jangan hanya tertumpu dengan satu genre bahan bacaan. Ibarat menaiki tangga, bermula dengan tahap satu sebelum ketahap seterusnya agar tak tersungkur di pertengahan jalan. Selesai setiap kali membaca, idea-idea yang diperoleh sebolehnya dikongsi melalui penulisan artikel, diskusi dan lain-lain lagi. Perkongsian ini dapat memberi manfaat sedikit sebanyak pencerahan kepada masyarakat majmuk tentang sesuatu perkara. Bagi anak muda yang…

Kuasa tulisan.

Image
Saat kita mengerti kehidupan ada pilihan antara dua, cita-cita dan cinta perlu seiringan. Melihat semua perkara dengan memandang sisi kebaikan dan dalam masa yang sama mengambil peluang untuk kelebihan diri sendiri. Belajarlah dari bawah, jangan terus melompat kelangit. Sesalan akan berguna bila kita masih mancari peluang diatas kelemahan.

Dedikasi Untuk anak-anak Rumah kasih keramat

Image
Dedikasi Untuk anak-anak Rumah kasih keramat


Wajah kecil itu tidak berdosa Mengapa mereka terbiar bersendiri Sedih hiba merenung wajahnya Derai air mata menjawab segala.

Anak kecil itu perlu dibelai dicinta Dikasihi disayangi sepenuh jiwa Telah tersemat kenyataan dusta Datangnya sekali perginya selama.

Anak sekecil itu punya jiwa Mahu diisikan cinta padanya Namun perlu dikeraskan jua Tidak mahu dikata sang penumpang cinta.

Pertemuan pertama kasih tertumpah  Ingin dipercaya bukan mudah Perbualan pertama nampak susah Mimpi ke langit mengharap indah.
Dia. Kasih. 4.54PM.

Tetamu Senja -A.Samad Said

Image
Hidup, aku betul merasainya

Tetamu Senja - A.Samad Said

Kita datang ini hanya sebagai tetamu senja Bila cukup detik kembalilah Kita kepadanya Kita datang ini kosong tangan dada Bila pulang nanti bawa dosa bawa pahala
Pada tetamu yang datang dan  Kenal jalan pulang Bawalah bakti mesra kepada Tuhan kepada Insan Pada tetamu yang datang Dan lupa jalan pulang Usahlah derhaka pula Pada Tuhan kepada insan
Bila kita lihat manusia lupa tempat Atau segera sesat puja darjat Puja pangkat Segera kita insaf kita ini punya kiblat Segera kita ingat kita ini punya tekad
Bila kita lihat manusia terbiar larat Hingga mesti merempat ke laut biru Ke kuning darat Harus kita lekas sedar penuh pada tugas Harus kita tegas sembah Seluruh rasa belas
Kita datang ini satu roh satu jasad Bila pulang nanti bawa bakti padat berkat Kita datang ini satu roh satu jasad Bila pulang nanti bawa bakti padat berkat